Pendakian Punuk Unta

Oke, aku emang lemah fisiknya. Aku punya asam lambung yang itu membuatku tersiksa. Tidak nyaman untuk perjalanan jauh apalagi cuaca dingin. Awalnya memang aku nggak niat naik gunung. Aku Cuma suka viewnya, sunset, spot-spot unik di alam. Tapi kali ini aku gila. Ikut naik gunung untuk pertama kalinya. Ikut? Sepertinya aku yang ngajak. Atau entahlah saat itu aku nganggur 2 minggu dan itu membosankan.

Waktu itu Rabu, 28 juli 2015

Kita merencanakan muncak ke Gunung Andong, Magelang. Nah aku mau berangkat dari jogja sabtu sore, tapi Mas Dwi sabtu baru turun dari Pubncak Gunung Ungaran. Terus? Oke mereka udah kece kalo masalah naik gunung. Apalagi puncak andong tidak terlalu tinggi bagi mereka. Jadi mereka turun dari Ungaran akan naik lagi ke Andong nemenin kita.

Nggak sabar nunggu sabtu buat pengangguran kayak aku.

Dan, Sabtu 1 Agustus 2015 jam 3 sore aku berangkat dari Kulonprogo sama my best friend, Dhani Sri andari dan kalian panggil aja dia Mbak Danik. First time naik gunung, kalo camping aja sih dulu waktu SMA sering. Nggak ada alat-alat camp satupun aku bawa kecuali makanan wkwkw gila!!

Dari Jogja kita berenam. Aku, Mas Dwi, Mas Bagus, Mbak Citra, Mbak Danik dan teman baru, Mas Risna. Mas Risna dan Mas Dwi ini yang carriernya paling buanyakkk dan gede, smua perlengkapan camp ada. Teman baru, dan kelihatannya baik. Di Magelang nanti kita janjian sama satu lagi, Mas Mamat, tetangga sebelah yang kece πŸ˜€

Oke, sekitar pukul 8 malam kita sampai di basecamp Andong. Ramai sekali ternyata disana. Hampir sebagian besar rumah warga membuka area parkir dan jualan makanan ala kadarnya. Kami memilih salah satu rumah warga untuk persiapan dan makan malam dan registrasi.

Tidak lama setelah makan malam kita berdo’a dan memulai perjalanan. Aku yang istilah jawanya ringkih gini, tidak membayangkan Gunung Andong setinggi itu. Belum apa-apa rasa sesak datang, rasanya ingin pulang,hehehe. Tapi tidak, aku harus sampai puncak. Kalo kata Mas Mamat sih, demi DP BBM hahaha.

Sekitar 40 menit melewati hutan pinus kita sampai di pos I, namanya Gili Cino. Baru pos I sih, tapi istirahatnya sudah tak terhitung. Beruntung mereka memaklumi para pendaki pemula ini. Kita melanjutkan perjalanan menuju mata air. Oh iya, aku Cuma bawa tas kecil isi makanan, itupun dibawain karena rasanya berat sekali. Nggak deh bayangin Mas Dwi dan Mas Risna yang carriernya segede itu, ditamabh tasku wkwkw maafkeun yaa. Nah sampai mata air, kita mengisi persediaan air. Di gunung, ada juga mata air yang udah dibikin kran πŸ˜€

Dari mata air naik sedikit kita sampai di pos II, Watu Wayang. Katanya sih dari Watu Wayang ini, puncak tinggal sebentar lagi. Tapi bagiku itu mitos, rasanya jauhhhhhh banget. Memang seharusnya aku persiapan fisik dulu kemarin. Tapi karena ini iseng dan dadakan, yasudahlah. Aku pasti bisa.

Sambil bercanda dan berbagi cerita, perjalanan dingin melelahkan ini lama-lama menyenangkan. Ini juga pertama kalinya ketemu sama 3 orang ex kkn kece 2013 UIN setelah 2 tahun nggak ketemu. Ya, mereka Mbak Citra, Mas Dwi dan Mas Bagus. Terimakasih kalian masih menjaga pertemuan kita.

Akhirnya, perjalanan melelahkan ini berujung juga. Dan diatas kita tidak sendirian, banyak pendaki dari berbagai daerah mendirikan tenda disana. Penuh, seperti pasar. Aku kira hal ini karena sekarang mendaki itu menjadi life style di kalangan anak muda. Tidak apa-apalah, untuk pengalaman. Tapi menurutku, mendaki itu asyik juga. Kita bisa saling berbagi cerita, membantu dan berjuang bersama. Pokoknya pengalaman sangat berharga buat aku yng lemah ini.

Kita menginap satu malam untuk mencari sunrise Gunung Andong. Malam itu kita berisik. Apakah semua gunung kayak gitu? Hampir kayak pasar wkwkwk.

Yeah, welcome sunrise.

Sungguh, Allah Maha Segalanya.

20150802_073119

Itu yang bisa aku ucapkan disini. Dan teman-teman hebat ini. Semoga kita selalu bersama πŸ™‚


2 respons untuk β€˜Pendakian Punuk Unta’

  1. Gunungnya pendek, waktu tempuh gak sampai 2 jam, mungkin itu yang membuat banyak orang kelebihan tenaga saat ada di puncaknya, lalu memilih “berisik” untuk menyalurkan tenaga yang kelebihan itu…ahahha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s