Jalan-jalan ke merbabu via selo

Selamat malam..

Aku ada cerita sedikit nih tentang pendakianku ke gunung merbabu kemarin. Merbabu merupakan sebuah gunung yang terletak di jawa tengah dengan ketinggian 3142 mdpl. Gunung ini bersebelahan dengan gunung merapi yang pesonanya membuatku tergiur. Hehehe.

Ehm jadi waktu itu sabtu, 6 februari 2016, mendadak aku memantabkan diri buat naik merbabu. Eh jalan-jalan ke merbabu ding :D. Sebenernya sih ini sebuah pelarian, hehe soalnya hujan-hujan gini aku tetep nekat ingin naik gunung. Dari jogja aku berangkat jam 8 malam, setelah sebelumnya nongkrong di gramedia dulu. Perjalanan jogja ke selo boyolali butuh waktu sekitar 2-3 jam via muntilan. Tapi nggak lagi lagi deh lewat sana. Jalannya rusak parah. Lubang-lubang dalem banget sampai beberapa titik ada genangan airnya. Nah jadi deh buat cari ikan wader :D. Kalau dari jogja mau ke selo, mending lewat klaten kalau kataku.

Nah setelah bertarung melawan jalan berlubang dan tergenang air akhirnya kita sampai di basecamp selo sekitar jam setengah 12, parkir dan masuk basecamp pak parman ngisi air. Basecamp pak parman ini basecamp yang berdiri pertama kali.

20160208_144147
Gapura pendakian selo

Oke, setelah registrasi tujuan selanjutnya adalah pos II, kita akan ngecamp disana. Perjalanan basecamp sampai pos II memerlukan waktu sekitar 3 jam. Dari basecamp kita akan melewati hutan dan camping ground area, melewati pos I, dok malang.

IMG_20160209_150812
Pelangi selamat datang rini di pos II 😀

Sampai di pos II sudah pukul 3, kita gabung sama beberapa pendaki yang camp disana. Nah cepat sekali paginya, waktu itu gerimis turun setelah sebelumnya cerah :(. Sempet panik sih, tapi tetep berdoa. Dan yang paling mengagumkan, ada pelangi ganda setelahnya. Kerennnnnn :). Namanya pelangi selamat datang rini, wkwkw.

20160207_084748
Pos III batu tulis, disini banyak pendaki yang nge camp

Setelah sarapan ala gunung yang serba dan serba adanya, udah gitu nggak bawa sendok, kita melanjutkan perjalanan. Waktu itu kabut mulai turun, dan pertemuanku dengan edelweiss pertama terjadi di balik kabut. Hehehe apasih.

20160207_110157
Bukit sekitar pos III batu tulis

Nggak terasa, perjalanan sampai pos III, namanya batu tulis. Disini area luas yang banyak dipakai untuk camp. Di sebelah kiri ada bukit kayak bukit teletubbies. Dari sini pula perjalanan dimulai, tanjakan setan :D. Kabut yang membawa air, sempet bikin takut sih, tapi setelahnya, kabut terbuka, pos III tetlihat jelas di depan megahnya kepulan asap merapi. Ah pemandangan yang bikin rindu 🙂

IMG_20160212_093140
Merapi disana
20160207_085917
Padang edelweiss tertutup kabut
20160207_132123
taman di bukit merbabu

Setelah pos III kita akan sampai di sabana I. Kita butuh waktu kira-kira sejamlah. . Di sabana I kita disuguhi pemandangan luar biasa. Nggak nyesel deh kesini. Aku yang jamin :D.

IMG_20160214_091202

Kita tetep lanjut perjalanan ke sabana II, tempat camp terakhir yang aman. Bayangin aja ngopi didepan hamparan sabana yang luas, terselip edelweiss tinggi gini. Hehehe. Hujan turun sampai malam waktu itu, jadi rencana sunset an di puncak gagal. But its okay, katanya alam untuk orang-orang yang sabar. Apalagi ini wkwkw.

IMG_20160214_204654
sisa kebakaran edelweiss

Nah paginya kita baru naik sekitar pukul 6, soalnya kalau mruput hujan hehe. Perjalanan dari sabana II ke puncak butuh waktu sekitar 1-1,5 jam.

20160208_083759

Walaupun hujan dan berkabut, bersyukur bisa minum kopi di puncak triangulasi. Hahaha. Oiya ada 3 puncak di gunung merbabu ini, yaitu puncak triangulasi 3142 mdpl, puncak kenteng songo dan puncak syarif. kalau puncak syarif lebih baik mendaki lewat wekas.

20160208_064151

Berat, tapi saatnya turun. Perjalanan turun selama 4 jam nggak terasa sih. Walaupun sempat kesasar di jalur yang salah, habis longsor licin pula. Dan kesimpulannya, ini perjalanan 3M ku, merbabu, mbakso,mulih 😀

Terima kasih edelweiss kedua..

Tips & pesan :

☆jangan lupa bawa sendok 😀

☆jadilah sabar, hehehe

☆salam lestari, bawa pulang sampahmu 🙂

 


2 respons untuk ‘Jalan-jalan ke merbabu via selo

  1. Terakhir ke Merbabu via Selo itu Juni tahun 2015, jalur favorit saya, mungkin sudah 5/6 kali saya melewati jalur ini…
    Topografi yang cukup landai memang membuat lebih terasa menikmati perjalanan ketimbang menikmati keringat…ahha

    Wah POS 3 sudah ada plangnya sekarang… hahaha, cukuplah buat tanda kalau POS 4 itu bisa dilihat dari POS 3, kwkwkw
    oh iya, denger kabar juga, katanya plang tanda di Puncak Klenteng Songo hilang,,,gak tau juga sudah ketemu atau belum sekarang

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s