Kotagede, Jeda yang Tak Pernah Benar-benar Jauh

Di kotamu, pada pagi buta mengingatkanku akan seberapa sering dua pasang telapak kaki berjalan beriringan. Entah hanya sekadar menikmati gerimis sabtu pagi, atau mencari kue-kue tradisional kesukaanmu. Atau bahkan, mengitari sudut-sudut kampung hingga berakhir di Masjid Gedhe. Kelak, kau akan mengerti untuk apa aku melakukan hal membosankan ini, katamu padaku yang memang tak pernah paham. … More Kotagede, Jeda yang Tak Pernah Benar-benar Jauh