Sore dan Perjalanan Panjang Museum Gula dalam Secangkir Teh

Saya kira, sore ini adalah sore yang sempurna dengan berteman teh manis hangat, nasi dan sayur kangkung racikan ibu. Sambil melepas lelah perjalanan pagi hingga siang tadi, saya menghabiskan seluruh isi piring dan gelas. Tak bersisa. Makan sore, begitu saya menyebutnya. Makan sore yang kebetulan sekali ibu sedang menyeduh teh manis. Saya langsung memintanya karena … More Sore dan Perjalanan Panjang Museum Gula dalam Secangkir Teh

Tentang Yogyakarta dan Perjalanan dalam Secangkir Kopi

Hari ini saya merayakan akhir pekan dengan menjadi pengamat. Walaupun tidak selalu baik. Setidaknya, gerimis kecil pagi hari menemani perjalanan saya ke kota. Ditambah lagi, penampakan empat gunung yang gagah di suasana yang tidak terlalu cerah. Nyatanya, semua itu seolah mengharuskan saya untuk melawan lelah. Sebenarnya, hari ini adalah perjalanan pekerjaan yang hanya perlu waktu … More Tentang Yogyakarta dan Perjalanan dalam Secangkir Kopi

Potret Sisi Kulon Progo Selatan, Sebuah Kehidupan

Kulon Progo merupakan bagian kecil dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terkadang, sebagian orang lebih mengenalnya dengan sebutan Wates. Mungkin saja, Wates lebih mudah didengar, dihafal, lalu diucapkan. Mengingat Wates mempunyai stasiun kecil yang masih aktif sampai sekarang. Yang artinya, sering dilewati oleh masyarakat yang bepergian menggunakan kereta api jalur selatan. Nyatanya, Wates adalah ibukota Kabupaten … More Potret Sisi Kulon Progo Selatan, Sebuah Kehidupan

Kota Lama yang Masih Bercerita

Aku bersiap turun ketika kereta berhenti perlahan di jalur dua Stasiun Purwosari. Udara pagi Kota Solo menyapa dingin, mengisyaratkan selamat datang kembali. Setelah beristirahat sebentar, aku menyusuri lorong menuju halte Batik Solo Trans. Bus jalur satu yang kutunggu-tunggu ternyata tidak segera datang. Jadi, pagi itu bisa lebih lama mengamati jalanan Kota Solo yang sedikit ramai. … More Kota Lama yang Masih Bercerita

Prambanan Express dan Ujung Rindu

Prambanan express atau prameks, mungkin menjadi salah satu bahkan satu-satunya alat bagi para pejuang perjalanan lokal Jogja-Solo-Kutoarjo. Kereta tanpa tempat duduk yang tetap bisa duduk ini, nyatanya selalu menarik untuk disapa kembali. Tetapi, mengamati hiruk pikuk penumpang prameks dan seluruh aktivitas stasiun menjadi hal yang menarik. Lebih lagi, ketika melihat kereta datang dan pergi, semboyan-semboyan … More Prambanan Express dan Ujung Rindu

Senja, Boneka dan Yogyakarta

Sore dan Yogyakarta, hal menarik untuk dikemas dalam sebuah cerita. Sore, dimana jalanan kota penuh sesak para pejalan sepulang bekerja. Atau, mereka yang bersantai ditemani teh hangat, menikmati usia senja. Sedangkan Yogyakarta, kota yang baik untuk sekedar menikmati rasa, menggapai asa, walaupun terkadang, masalah pelik mengusik, meresahkan dada. Salah satunya, adalah menghabiskan sore di area … More Senja, Boneka dan Yogyakarta

Tentang Merapi dan Museum Gunung Api Merapi

Minggu siang, terik matahari yang terbentuk setelah hujan sepagian nyatanya lebih kuat dan membawaku bersama ibu ke Museum Gunung Api Merapi. Terletak di Jalan Kaliurang bagian atas, KM 22, terpaksa kami kembali naik setelah mengikuti outbond family gathering kantor yang diadakan di Jalan Kaliurang KM 20. Padahal malamnya, kami sudah menginap di sebuah villa yang … More Tentang Merapi dan Museum Gunung Api Merapi

Dari Stasiun Senen Menuju Masjid Istiqlal

Pagi itu jam besar yang tergantung di dinding Stasiun Pasar Senen menunjukkan pukul 04:00. Semua penumpang Kereta Api Gajahwong bergegas turun. Ada yang santai, ada yang terburu-buru, mungkin ingin segera bertemu untuk menuntaskan rindu. Kami, termasuk yang santai walaupun sudah ditunggu 🙂 Akibat susah tidur sewaktu di perjalanan, rasanya masih ingin bersandar di kursi kereta … More Dari Stasiun Senen Menuju Masjid Istiqlal

Senja dan Harapan-harapan di Pantai Trisik

Sore itu, sepulang kerja aku nggak langsung pulang, tapi bablas ke Pantai Trisik. Setidaknya, pesan WhatsApp “rin, ayo cari sunset” mengembalikan energi dan harapan-harapan menebus rindu pada senja. Maklumlah, beberapa bulan kerja full, bulan-bulan sebelumnya malah pulang sore yang kesiangan, yang artinya, aku nggak menemui senja di Jembatan Srandakan, atau di sawah daerah Pandak, jalanku pulang. Sekitar pukul … More Senja dan Harapan-harapan di Pantai Trisik