Jejak Pagi di Kota Lama Semarang

Pagi yang berbeda menyapa di ruas Jalan Ronggowarsito kala itu. Jika biasanya bersepeda di rumah, saya menjumpai sekitar masih sepi, hanya embun-embun diujung tanaman padi atau hamparan sawah sejauh mata memandang. Di Jalan Ronggowarsito, hiruk pikuk truk-truk besar dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Mas tak bisa dihindari. Ya wajar saja, Semarang adalah kota besar. Lebih … More Jejak Pagi di Kota Lama Semarang

Tak Tahu Mau ke Mana dan Ingin Kembali

Bus berhenti ketika Pelukis Langit di playlist di handphone saya belum habis diputar. Seketika bapak kondektur mengingatkan kami, siapa saja yang akan turun. Seorang mas-mas di depan saya terburu-buru turun ketika ternyata dia nggak berhasil menjejalkan uang kertas di saku belakang jeansnya. “Jangan jalan ke mana-mana dulu, pokoknya tunggu di situ aja”. Begitu pesan WhatsApp … More Tak Tahu Mau ke Mana dan Ingin Kembali

Malioberen, Ketika Langkah Kaki Mendadak Romantis

Beberapa waktu lalu saya menghabiskan sore di kawasan Malioboro yang sedang ramai-ramainya. Selain sabtu sore, mungkin juga bertepatan dengan libur panjang. Dan Jogja, menjadi tujuan mereka yang sekedar ingin menepi, melepas lelah, maupun berbelanja apa saja. Aktivitas di kawasan Malioboro sendiri, muncul di sebuah surat kabar ┬áBelanda tahun 1940an, yang selanjutnya disebut Malioberen atau plesiran … More Malioberen, Ketika Langkah Kaki Mendadak Romantis

Mozaik-mozaik Kulon Progo dalam Bingkai Sederhana

Kulon Progo, tanah masa depan yang penuh harapan. Begitu judul sebuah tulisan anonim yang dicetak di selembar kertas merah. Ditempel di papan putih dengan beberapa testimoni dan tanda tangan, mungkin ditulis saat pembukaan. Seonggok arsip yang tidak terselamatkan karena penyimpanan dan perawatan kurang baik, disimpan di kotak kaca, diletakkan di depannya. Wujudnya sudah menyerupai gumpalan … More Mozaik-mozaik Kulon Progo dalam Bingkai Sederhana

Sore dan Perjalanan Panjang Museum Gula dalam Secangkir Teh

Saya kira, sore ini adalah sore yang sempurna dengan berteman teh manis hangat, nasi dan sayur kangkung racikan ibu. Sambil melepas lelah perjalanan pagi hingga siang tadi, saya menghabiskan seluruh isi piring dan gelas. Tak bersisa. Makan sore, begitu saya menyebutnya. Makan sore yang kebetulan sekali ibu sedang menyeduh teh manis. Saya langsung memintanya karena … More Sore dan Perjalanan Panjang Museum Gula dalam Secangkir Teh

Tentang Yogyakarta dan Perjalanan dalam Secangkir Kopi

Hari ini saya merayakan akhir pekan dengan menjadi pengamat. Walaupun tidak selalu baik. Setidaknya, gerimis kecil pagi hari menemani perjalanan saya ke kota. Ditambah lagi, penampakan empat gunung yang gagah di suasana yang tidak terlalu cerah. Nyatanya, semua itu seolah mengharuskan saya untuk melawan lelah. Sebenarnya, hari ini adalah perjalanan pekerjaan yang hanya perlu waktu … More Tentang Yogyakarta dan Perjalanan dalam Secangkir Kopi

Potret Sisi Kulon Progo Selatan, Sebuah Kehidupan

Kulon Progo merupakan bagian kecil dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terkadang, sebagian orang lebih mengenalnya dengan sebutan Wates. Mungkin saja, Wates lebih mudah didengar, dihafal, lalu diucapkan. Mengingat Wates mempunyai stasiun kecil yang masih aktif sampai sekarang. Yang artinya, sering dilewati oleh masyarakat yang bepergian menggunakan kereta api jalur selatan. Nyatanya, Wates adalah ibukota Kabupaten … More Potret Sisi Kulon Progo Selatan, Sebuah Kehidupan

Kota Lama yang Masih Bercerita

Aku bersiap turun ketika kereta berhenti perlahan di jalur dua Stasiun Purwosari. Udara pagi Kota Solo menyapa dingin, mengisyaratkan selamat datang kembali. Setelah beristirahat sebentar, aku menyusuri lorong menuju halte Batik Solo Trans. Bus jalur satu yang kutunggu-tunggu ternyata tidak segera datang. Jadi, pagi itu bisa lebih lama mengamati jalanan Kota Solo yang sedikit ramai. … More Kota Lama yang Masih Bercerita

Prambanan Express dan Ujung Rindu

Prambanan express atau prameks, mungkin menjadi salah satu bahkan satu-satunya alat bagi para pejuang perjalanan lokal Jogja-Solo-Kutoarjo. Kereta tanpa tempat duduk yang tetap bisa duduk ini, nyatanya selalu menarik untuk disapa kembali. Tetapi, mengamati hiruk pikuk penumpang prameks dan seluruh aktivitas stasiun menjadi hal yang menarik. Lebih lagi, ketika melihat kereta datang dan pergi, semboyan-semboyan … More Prambanan Express dan Ujung Rindu

Senja, Boneka dan Yogyakarta

Sore dan Yogyakarta, hal menarik untuk dikemas dalam sebuah cerita. Sore, dimana jalanan kota penuh sesak para pejalan sepulang bekerja. Atau, mereka yang bersantai ditemani teh hangat, menikmati usia senja. Sedangkan Yogyakarta, kota yang baik untuk sekedar menikmati rasa, menggapai asa, walaupun terkadang, masalah pelik mengusik, meresahkan dada. Salah satunya, adalah menghabiskan sore di area … More Senja, Boneka dan Yogyakarta